Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otomotif. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

Tips Mengemudi Irit BBM ala GM


 — Harga minyak yang terus naik membuat pemilik mobil ikut pusing. Pasalnya, harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Ternyata kondisi tersebut juga menjadi kekhawatiran produsen mobil. General Motors, misalnya, membuat artikel khusus, yaitu mengemudi irit bensin.
Produsen mobil terbesar di Amerika Serikat tersebut memberikan langkah-langkah sederhana yang mungkin sering kita hiraukan pada kondisi harian. Padahal, jika dilakukan dengan benar,  bisa mengirit bensin dan tentu saja ikut mengurangi emisi karbon.


Berikut 10 tips hemat berkendara ala GM * Pastikan mesin mobil terawat dengan baik. Sensor oksigen dan saringan udara yang bersih bisa menghemat konsumsi bahan bakar hingga 4 persen. * Perhatikan tekanan ban! Mesti harus sesuai dengan  produsen mobil. Biasanya tertera pada stiker di dalam pintu depan. Jika dilakukan dengan baik, bisa menambah jarak tempuh sampai 3,3 persen dari 1 liter bensin. * Kurangi bawaan di dalam mobil. Setiap pengurangan bobot 45,3 kilogram menghemat konsumsi bensin 2 persen. * Jangan kebut-kebutan, kalau bisa berkendara dengan kecepatan di bawah 85 per jam (kpj). Pasalnya, setiap kecepatan naik 10 kpj di atas 100 kpj akan membutuhkan bensin tambahan yang berarti juga biaya tambahan. * Jangan menghidupkan mesin saat ketika berhenti.  Karena setiap 15 menit stasioner, mesin akan membakar sekitar 100 cc  bensin secara cuma-cuma. * Jangan berakselerasi dan mengerem secara  mendadak. Kalau cara ini dilakukan, bisa berhemat bensin sampai 33 persen di  jalan tol dan 5 persen di jalan perkotaan. * Matikan penyejuk udara (AC) bila udara di luar segar. * Gunakan  oli mesin yang direkomendasikan pabrik,  menghemat 1-2 persen. * Hindari jalan-jalan padat lalu lintas.

Selasa, 12 April 2011

Baterai 240 Km untuk Zoe

Kendati baru diluncurkan pada pertengahan 2012, mobil listrik Renault yang berukuran kompak (segmen-B), Renault Zoe, diberitakan oleh Autocar pada 2015 akan menggunakan baterai Li-ion yang bisa buat menempuh jarak 240 km untuk sekali isi atau cas. Saat ini Renault mengklaim, kemampuan baterai Li-ion yang digunakan Zoe baru bisa buat menempuh jarak 160 km. Sama dengan aliansi Jepangnya, Nissan Leaf.
Peningkatan jarak tempuh sampai 50 persen karena Renault berhasil "mengembangkan bahan kimia" yang akan digunakan pada baterai Li-ionnya. Saat ini Renault aktif mengembangkan kimia baterai.
Kemungkinan campuran kimia yang digunakan adalah "seng-udara" atau "perak-seng". Malah lebih hebat lagi, pada 2025 diperkirakan baterai mobil listrik bisa digunakan untuk menempuh jarak tempuh 480 km.

Renault menargetkan Zoe akan menjadi mobil listrik terlaris dengan menggunakan paket baterai Li-ion dengan motor yang mampu menghasilkan tenaga 80 PS dan torsi 222 Nm. Kemampuan berakselerasi 0-100 km/jam dalam 6,1 detik dan bisa dikebut pada kecepatan tertinggi 135 km/jam.

Minggu, 20 Maret 2011

9 Teknologi Transportasi yang Aneh…

Memang menemukan sebuah ide tidaklah mudah, bahkan inovasi-inovasi terbaik yang ada di dunia ini berasal dari ide-ide yang sangat konyol, Thomas Edison banyak dicaci oleh orang-orang sekitarnya sebelum ia menemukan bola lampu. Wright bersaudara banyak ditertawakan oleh para penonton yang menonton percobaan mereka untuk terbang. Diperlukan keteguhan untuk merubah pola pikir orang banyak. Berikut ini adalah ide-ide inovatif dari para penemu yang mungkin saat ini terlihat konyol.
1. Mobil Roda 3
Penemuan Sepeda Roda 3 sangatlah jenius untuk menjaga agar anak-anak tidak terjatuh dari sepeda mereka. Namun apakah ide yang sama dapat diterapkan juga pada sebuah mobil? Hmm, pernah nonton film Mr. Bean? pasti ingat musuh bebuyutannya, sebuah mobil berjenis Reliant Robin.


Tidak perlu seorang insinyur untuk menilai, kalau jenis mobil tersebut sangatlah labil, apalagi dalam mengambil tikungan tajam. Semua beban mobil bagian depan harus diseimbangkan oleh sebuah roda. Apalagi kalau tikungan tersebut dilakukan dengan kecepatan tinggi.
Kesimpulannya, orang yang berminat atas mobil tersebut harus memiliki rute yang lurus ke tempat kerja sehari-hari, dan tidak pernah tergesa-gesa, meskipun urusannya darurat.
2. Sinclair C5

Kalau yang ini lebih mirip lagi dengan sepeda roda 3. Dijelaskan sendiri secara gamblang di dalam website mereka, “Sinclair C5, sebuah malapetaka pemasaran. Media menyebutnya sebagai lelucon. Dari 12 ribu unit Sinclair, sebagian besar dibuang ke luar negeri.
3. Toyota Personal Mobility Concepts

Toyota yang telah berkembang dan menguasai pasar otomotif dunia, kini berniat menguasai pasar kursi roda di masa depan. i-unit, i-swing, dan terakhir i-real, merupakan produk yang menurut Toyota sendiri tidak memiliki point pejualan.
Apalagi ukurannya yang memakan ruang parkir hampir seukuran sebuah mobil, kecepatan maksimum hanya 20 mph, dan tidak memiliki sistim keamanan apapun untuk pengendaranya.

Memang ide untuk mengembangkan suatu kendaraan dengan jumlah roda yang ganjil cukup menjadi bahan lelucon. 4. Kendaraan Beroda Satu

Ini adalah Audi Snook, sebuah kendaraan beroda satu yang dipasangi mesin. Mskipun hanya baru konsep, tetapi konsep ini telah mendapatkan penghargaan beberapa kali. Meskipun kendaraan ini dapat berdiri secara seimbang apabila dalam keadaan berhenti, anda tidak akan mau berada di dalamnya ketika angin kencang tiba-tiba bertiup.
Coba kita bayangkan, ada dua atau beberapa Snook yang saling bertabrakan tentu sangatlah menggelikan.
5. Railplanes (Kereta Terbang)

Ini sebenarnya adalah sebuah proyek yang sudah ditutup. Tetapi idenya sendiri masih berkembang hingga saat ini. Pada dasarnya kereta terbang adalah sebuah kereta api yang dipasangi baling-baling di bagian ekornya. Pada masa 1930an, pesawat adalah kendaraan yang paling cepat dan kereta api adalah kendaraan dengan daya angkut paling banyak.
Bagaimana menggabungkannya adalah ide yang paling konyol, karena tanpa menghiraukan prinsip aerodinamis, kereta api yang tidak memiliki keseimbangan akan hancur berantakan ketika baling-baling tersebut digunakan, belum lagi masalah keamanan, baling-baling sebesar itu dalam sebuah kendaraan darat.
ilustrasi
6. Kendaraan Berkaki

Karena keterbatasan roda yang hanya efektif di permukaan datar dan dengan maksud meniru sistim kerja kaki manusia yang dapat berjalan di segala medan, dibuatlah proyek kendaraan berkaki. Disponsori oleh militer, kendaraan berkaki banyak menghabiskan banyak sekali dana dan sejauh ini yang bisa dibuat adalah “Walking Truck”. sebuah kendaraan yang sangat susah dikendalikan, belum lagi tingkat kecepatannya yang sangat lambat.
7. Mobil Tenaga Nuklir

Adalah Ford Nucleon, yang memiliki konsep dengan tenaga nuklir. Diusulkan oleh Ford pada tahun 1958, ketika pengetahuan tentang dampak nuklir masih sangat sedikit. Didesain dengan menempatkan reaktor di belakang dan kabin penumpang di depan agak jauh daripada mobil biasa untuk melindungi pengendara dari radiasi.

Konyolnya tanpa menyadari kalau terjadi tabrakan dari arah belakang, akan terjadi ledakan nuklir. 8. Bis Layang

Bis yang merupakan moda jalan raya yang dapat menampung penumpang terbanyak, memiliki kekurangan dengan ukurannya yang terlalu banyak makan tempat di dalam jalur lalu lintas. Oleh karena itu, insinyur-insinyur di China membuat sebuah konsep bis yang berjalan di ketinggian, melewati berbagai macam kemacetan di jalan raya.

Pemerintah China sangat serius mengembangkan ini, bahkan direncanakan akan beroprasi di 2011 dekat ini. 9. Mobil Terbang

Ide akan sebuah mobil terbang sejak dahulu sangatlah populer. Bagaimana tidak, sebuah mobil yang bisa terbang tidak akan menemukan kemacetan, polisi, atau pedagang asongan di perempatan. Tetapi untuk mewujudkannya adalah hal yang sangat menyedihkan.
Sejauh ini sebuah mobil terbang yang dibuat hingga mendapatkan penghargaan oleh Majalah Times sebagai penemuan terbaik 2010 adalah Terrafugia yang pada dasarnya adalah sebuah pesawat dengan 4 roda seperti mobil.
Tentu membutuhkan sebuah landasan pacu untuk terbang. Artinya, sebuah jalan panjaaaaang dan mulus tanpa hambatan agar Terrafugia dapat terbang, dan mendarat. Lalu apa bedanya dengan pesawat terbang capung?

Sabtu, 19 Maret 2011

Kopling

Kopling merupakan sautu sistem ata rancangan yangdapat menyabung, melepas perpindahan tenaga dari suatu benda yang berputar ke benda yang lainnya

Modul OPKR-30-002B tentang “Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya” ini membahas beberapa hal penting yang perlu diketahui agar dapat melepas/membongkar, merakit/memasang unit kopling dan sistem pengoperasian kopling beserta komponenkomponennya secara efektif, efisien dan aman. Modul ini terdiri atas dua cakupan materi yang akan dipelajari meliputi:
  1. Kegiatan belajar ke-1 membahas tentang jenis-jenis konstruksi, cara kerja, identifikasi kerusakan, metode perbaikan dan penyetelan unit kopling serta standar prosedur keselamatan kerja. 
  2. Kegiatan belajar ke-2 membahas tentang jenis-jenis konstruksi, cara kerja, identifikasi kerusakan, metode perbaikan dan penyetelan sistem pengoperasian kopling serta standar prosedur keselamatan kerja. Setelah mempelajari modul ini siswa diharapkan dapat memahami konstruksi dan cara kerja unit kopling dan sistem pengoperasiannya.
B. PRASYARAT

Sebelum memulai modul ini, peserta diklat pada Bidang Keahlian Mekanik Otomotif harus sudah menyelesaikan modul-modul prasyarat seperti terlihat dalam diagram pencapaian kompetensi maupun peta kedudukan modul. Prasyarat mempelajari modul OPKR-30-002B antara lain adalah OPKR-30-001B.


C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat


Untuk memperoleh hasil belajar secara maksimal, dalam menggunakan modul ini maka langkah-langkah yang perlu dilaksanakan antara lain :
  • Bacalah dan pahami dengan seksama uraian-uraian materi yang ada pada masing-masing kegiatan belajar. Bila ada materi yang kurang jelas, siswa dapat bertanya pada guru yang mengajar kegiatan belajar tersebut.
  • Kerjakan setiap tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap materi-materi yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar.
  • Untuk kegiatan belajar yang terdiri dari teori dan praktik, perhatikanlah hal-hal berikut ini :
  1. Perhatikan petunjuk-petunjuk keselamatan kerja yang berlaku.
  2. Pahami setiap langkah kerja (prosedur praktikum) dengan baik.
  3. Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi (tentukan) peralatan dan bahan yang diperlukan dengan cermat.
  4. Gunakan alat sesuai prosedur pemakaian yang benar.
  5. Untuk melakukan kegiatan praktikum yang belum jelas, harus meminta ijin guru atau instruktur terlebih dahulu.
  6. Setelah selesai, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula
  • Jika belum menguasai level materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada guru atau instruktur yang mengampu kegiatan pembelajaran yang bersangkutan.
2. Petunjuk Bagi Guru

Dalam setiap kegiatan belajar guru atau instruktur berperan untuk:
  1. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar
  2. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar
  3. Membantu siswa dalam memahami konsep, praktik baru, dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa
  4. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.
  5. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja (DU/ DI) untuk membantu jika diperlukan

D. TUJUAN AKHIR

Setelah mempelajari secara keseluruhan materi kegiatan belajar dalam modul ini siswa diharapkan :
  1. Memahami jenis-jenis, prinsip kerja, dan konstruksi unit kopling dengan baik.
  2. Melakukan pembongkaran, pemeriksaan dan penggantian kerusakan unit kopling dan komponennya dengan prosedur yang tepat.
  3. Memahami jenis-jenis, prinsip kerja, dan konstruksi sistem pengoperasian kopling dengan baik.
  4. Melakukan pembongkaran, pemeriksaan dan penggantian kerusakan sistem pengoperasian kopling dan komponennya dengan prosedur yang tepat.

Untuk lebih lengkap modul Koplingnya silakan klik  ini!!!

Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine

BAB I
PENDAHULUAN


A. DESKRIPSI


Modul Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine ini membahas tentang beberapa hal penting yang perlu diketahui agar dapat melakukan Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine secara efektif, efisien dan aman. Cakupan materi yang akan dipelajari dalam modul ini meliputi :
  •  Pemahaman prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak,
  • Pemahaman prinsip kerja dari motor diesel 4 tak, 
  • Pemahaman prinsip kerja system pendinginan,  
  • Pemahaman prinsip kerja system pelumasan, 
  • Pemahaman prinsip kerja system bahan bakar,
  • Pemahaman proses perhitungan daya motor, 
  • Pemahaman konstruksi dan fungsi bagian utama Engine, 
Modul ini terdiri atas satu kegiatan belajar yang membahas tentang prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak, prinsip kerja dari motor diesel 4 tak, prinsip kerja sistem pendinginan, prinsip kerja sistem pelumasan, prinsip kerja system bahan bakar, memahami proses perhitungan daya motor, memahami konstruksi dan fungsi bagian utama Engine, prosedur membongkar dan memasang bagian-bagian utama Engine dan cara pembersihan Engine dengan Glass Bead. Setelah mempelajari modul ini siswa diharapkan dapat memahami cara Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine. Bagi siswa yang telah mampu menguasai modul ini dapat melanjutkan modul berikutnya (lihat pada peta kedudukan modul).

B. PRASYARAT

Modul ini merupakan modul bertingkat yang memerlukan pemahaman dan penguasaan, sebelum memulai modul ini diwajibkan untuk menempuh modul ABMR 011.04.A dan modul- modul sebelumnya bagi peserta diklat pada Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat


Untuk memperoleh hasil belajar secara maksimal, dalam menggunakan modul ini maka langkah-langkah yang perlu dilaksanakan antara lain :
  • Baca dan pahami dengan seksama uraian-uraian materi yang ada pada masing-masing kegiatan belajar. Bila ada materi yang kurang jelas, peserta diklat dapat bertanya pada guru atau instruktur yang mengampu kegiatan belajar.
  • Kerjakan setiap tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa besar pemahaman yang telah dimiliki terhadap materimateri yang dibahas dalam setiap kegiatan belajar.
  • Untuk kegiatan belajar yang terdiri dari teori dan praktek, perhatikanlah hal-hal berikut ini :
  1. Perhatikan petunjuk-petunjuk keselamatan kerja yang berlaku.
  2. Pahami setiap langkah kerja (prosedur praktikum) dengan bai
  3. Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi (tentukan) peralatan dan bahan yang diperlukan dengan cerma
  4. Gunakan alat sesuai prosedur pemakaian yang benar.
  5. Untuk melakukan kegiatan praktikum yang belum jelas, harus meminta ijin guru atau instruktur terlebih dahulu.
  6. Setelah selesai, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula.
  • Jika belum menguasai tingkat materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar sebelumnya atau bertanyalah kepada guru atau instruktur yang mengampu kegiatan pemelajaran yang bersangkutan.

2. Petunjuk Bagi Guru


Dalam setiap kegiatan belajar guru atau instruktur berperan untuk :
  1.  Membantu peserta diklat dalam merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing peserta diklat melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu peserta diklat dalam memahami konsep, praktek baru, dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar peserta diklat.
  4. Membantu peserta diklat untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.
  5. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli / pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

D. TUJUAN AKHIR

Setelah mempelajari secara keseluruhan materi kegiatan belajar dalam modul ini peserta diklat diharapkan mampu :
  1. Menjelaskan prinsip dan cara kerja motor bensin 2 tak maupun 4 tak,
  2. Menjelaskan prinsip kerja dari motor diesel 4 tak,
  3. Menjelaskan prinsip kerja sistem pendinginan,
  4. Menjelaskan prinsip kerja sistem pelumasan,
  5. Menjelaskan prinsip kerja sistem bahan bakar,
  6. Menjelaskan proses perhitungan daya motor,
  7. Menjelaskan konstruksi dan fungsi bagian utama Engine,
  8. Menjelaskan prosedur membongkar dan memasang bagian-bagian utama Engine,
  9. Menjelaskan cara pembersihan Engine dengan Glass Bead.
E. KOMPETENSI

Modul AMBR 011.19-1.A membentuk sub kompetensi mengidentifikasi komponen engine. Uraian sub kompetensi ini dijabarkan seperti pada halaman berikutnya.
Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik ini!!!

Modul Lengkap Otomotif

Modul Otomotif memang sangat penting bagi siswa smk otomotif,  maupun guru otomotif tidak menutup kemungkinan juga untuk mahasiswa teknik mesi/otomotif untuk mempelajari modul-modul otomotif dibawah ini. Selain membanntu proses pembelajaran Modul ini juga menunjang dalam proses pembuatan rpp dan silabus otomotif,
Pada modul otomotif ini ada beberapa modul yang bisa anda download seperti modu-mudul dibawah ini. siswa smk speda motor, siswa maupun guru kendaraan ringan juga bisa mempelajari modul otomotif ini


Teknik Alat Berat

1. Merawat 250 Jam Operasi Mesin (Moontly)
2. Merawat 10 Jam Operasi Mesin (Daily)
3. Merawat Unit Machine Harian
4. Melepas dan Memasang Motor Starter
5. Merawat Baterai
6. Perawatan Unit Machine 50 Jam
7. Melaksanakan Pekerjaan Dasar Under Carriage
8. Melaksanakan Pekerjaan Dasar Kelistrikan
9. Melaksanakan Pekerjaan Dasar Power Train
10. Modul Melepas dan Memasang Hydraulic Tank
11. Melepas dan Memasang Cylinder Head Group
12. Melaksanakan Pekerjaan Dasar Engine


Teknik Body Otomotif

1. Mempersiapkan Komponen Kendaraan Untuk Perbaikan Pengecatan Ulang Kecil
2. Mempersiapkan Permukaan Untuk Pengecatan Ulang
3. Pelaksanaan Pemeriksaan Keamanan/Kelayakan Kendaraan
4. Pelaksanaan Pengkilatan dan Pemolesan
5. Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Ukur
6. Melepas dan Mengganti Rangkaian Listrik/ Unit Elektronik
7. Melakukan Fabrikas, Pembentukan, Pelengkungan dan Pencetakan
8. Melepas, Menyimpan dan Memasang Panel-panel Body Kendaraan Bagian-bagian Panel dan Perangkat Tambahan
9. Melakukan Prosedur Pengelasan, Pematrian, Pemotongan dengan Panas dan Pemanas
10. Memasang Perapat Komponen Kendaraan
11. Melakukan Prosedur Masking
12. Memilih Mempersiapkan dan Menggunakan Hiasan Trim Berperangkat
13. Membuat Fabrikasi Komponen Fiberglass Bahan Komposit


Teknik Gambar Mesin

1. Bekerja dengan Mesin Umum
2. Melepas dan Mengganti/ Mengepas Pelindung Moudling Transfer Gambar-gambar Hiasan, Stiker dan Decal/Lis, Spoiler
3. Mengukur dengan Menggunakan Alat Ukur


Teknik Pembentukan

1. Gambar Bukaan/Bentangan Lanjut Benda Silinder/Persegi Panjang
2. Gambar Bukaan/Bentangan Geometri Lanjut Benda Transisi
3. Gambar Bukaan/Bentangan Geometri-Geometri Lanjut Benda Kerucut/konis


Teknik Mekanik Otomotif

1. Pengujian, Pemeliharaan/ Service dan Penggantian Baterai
2. Perbaikan Kopling dan Komponen-komponennya
3. Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-komponennya
4. Pemeliharaan/Servis Unit Transmisi Manual dan Komponen-Komponenya
5. Pemeliharaan/servis Sistem Pendingin dan Komponen-Komponennya
6. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Diesel
7. Pemeliharaan/Servis Sistem Bahan Bakar Bensin
8. Pemeliharaan/ Servis Poros Penggerak Roda
9. Pemeliharaan/ Servis unit Kopling dan komponen-komponen Sistem Pengoperasiannya
10. Pemeliharaan/ Servis dan Perbaikan Kompresor Udara dan Komponen-komponennya
11. Pembongkaran Perbaikan dan Pemasangan Ban Luar dan Ban Dalam
12. Pelaksanaan Pemeliharaan Service Komponen
13. Melepas, Memasang dan Menyetel Roda

Teknik Pemesinan

1. Mengoperasikan Mesin CNC (Dasar)
2. Mengoperasikan dan Mengamati Mesin/Proses
3. Menggerindra Pahat dan Alat Potong
4. Mengeset Mesin dan Program Mesin NC/CNC (Dasar)
5.Mengeset Mesin dan Mengedit Program mesin CNC
6.Memprogram Mesin CNC (Dasar)
7.Mempergunakan Mesin Gerinda
8.Mempergunakan Mesin Frais ( Komplek )
9.Mempergunakan Mesin Bubut ( Komplek )
10.Melakukan Perhitungan Matematis
11.Melakukan Perhitungan Lanjut
12.Melakukan Perhitungan Dasar
13.Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Frais
14.Melakukan Pekerjaan dengan Mesin


Teknik Pengecoran

1. Pembersihan dan Pemotongan Produk Pengecoran
2. Operasi Mesin Kerja Kayu Secara Umum
3. Mengoperasikan Mesin Pengecoran Bertekanan
4. Mengoperasikan Mesin Cetak dan Mesin Inti
5. Menggunakan Perkakas Bertenaga dengan Operasi digenggam
6. Mempersiapkan dan Mencampur Pasir Untuk Cetakan Pengecoran Logam
7. Membuat Pola Resin
8. Inspeksi dan Pengujian Benda Tuang
9. Assembling Pola Plat


Teknik Pengelasan

1. Mengelas Tingkat Lanjut dengan Proses Las Busur Metal manual
2. Mengelas Tingkat Lanjut dengan Proses Las Gas Tungsten
3. Mengelas Tingkat Lanjut dengan Proses Oksi Asetilen
4. Menyolder dengan Kuningan dan atau Perak
5.Mengelas Tingkat Lanjut dengan Proses Las Gas Metal
6.Mengelas dengan Proses Las Gas Metal
7.Mengelas dengan Proses Las Gas Tungsten

 
.................................trims untuk mas sanjaya...

Selasa, 23 Maret 2010

Laher girboks mengeluarkan suara?

2720rasio-bunyi-dvd-1.jpgSobat dengar bunyi aneh di sekitar rumah CVT nggak? Terutama, di sekitar girboks. Ya, bunyinya mendengung macam lebah sedang terbang. Ngung...ngung...ngung. Nah, kalau dengar suara seperti itu, boleh waspada tuh! Hal itu, bisa saja disebabkan karena rasio bermasalah.

Jadi enggak ada salahnya kalau segera melakukan pengecekan di bagian girboks. "Bisa saja karena putaran 2721rasio-bunyi-dvd-2.jpgantar gigi rasio ketemunya tidak sempurna,” .

Kejadian ini bisa disebabkan oleh laher girboks yang aus (gbr. 1). Karena laher itu tak lagi memutar sempurna, maka pertemuan antar laher jadi tidak center. Nah, kondisi ini yang bikin timbulnya suara alias dengung.

2722rasio-bunyi-dvd-3.jpgJika benar masalah di laher, baiknya sobat cepat ganti part itu. Caranya, memang butuh teknik khusus sih. Cara pertama, las baut ukuran 10 mm di laher itu (gbr.3). Lasnya, secukupnya saja. Karena cara ini hanya sebatas untuk menarik laher dengan traker atau baut khusus.2723rasio-bunyi-dvd-4.jpg

Jika sudah, cabut atau angkat laher aus tersebut dengan tracker yang sudah disiapkan (gbr. 4). Tentunya, dengan cara mengencangkan mur pada baut yang sudah di las di laher. Perlahan laher terangkat.

Kenapa disarankan untuk cepat ganti jika laher bermasalah atau aus? Sebab jika tidak, permasalahan akan merembet ke bagian rasio itu sendiri.

Ya, rasio juga bisa ikut termakan (gbr.2). Dengan pertemuan yang tak center, maka friksi di rasio juga akan jadi lebih besar. Biaya perbaikan juga jadi lebih besar lagi. Ayo diganti!

Boring diesel buat matic

LEBIH TAHAN PANAS

2424hal14_boringdiesel_bela1.jpgBoring yang dipakai mesin diesel ramai diaplikasi mekanik yang suka bore up. Utamanya besutan skubek pelahap trek lurus yang rata-rata sudah pakai piston diameter di atas 70 mm.

“Pakai boring mesin diesel seperti merek Yanmar atau Kubota. Mesin ini biasa dipakai untuk memutar kompresor atau las. Boringnya lebih kuat dan tahan panas (gbr. 1),” .

Selain itu material boring diesel yang berasal dari besi ancuran terbilang halus. “Berbeda dengan bahan boring standar yang disediakan oleh tukang bubut. Pori-porinya lebih besar


Nah, bagian liner boring yang pori-porinya besar bisa bikin oli rembes, inilah yang membuat mesin skubek bore up jadi gampang ngebul. “Selain itu ketebalan liner pun jadi perhatian disarankan 2-3 mm biar mesin bisa tahan panas,” lanjutnya.

2426hal14_boringdiesel_bela3.jpgBiar aman saat proses pemasangan juga perlu perlakuan khusus. “Buatkan nut atau penahan antara boring dan blok yang melingkar selebar 2 mm. Ini biar kondisi boring yang nempel tidak mendem atau bergeser akibat kompresi tinggi,”

Pengalaman , posisi boring yang mendem atau geser 0,5 mm saja sudah bisa bikin kompresi bocor. Malah oli bisa masuk ke dalam ruang bakar yang bikin mesin ngebul. Masalah ini juga yang mengakibatkan motor jadi enggak bertenaga.

Terakhir, tinggal mengatur clearence atau celah antara piston dan liner saat proses hun di tukang bubut. “Sebaiknya jangan terlalu rapat, ukurannya cukup 0,3 mm (gbr. 3),”

Dongkrak tenaga Suzuki Satria F-150

Bagi yang masih penasaran pengin tenaga Suzuki Satria F-150 lebih tinggi lagi, bisa terapkan doping tambahan. Caranya memperbesar pemasukan campuran bensin-udara yang masuk silinder. Bisa pasang karbu gede, kem durasi lama dan lift tinggi.

Karburator standar menggunakan sistem vakum. Suplai bensin kurang responsif lantaran menunggu kevakuman dari mesin. Ukuran venturi juga hanya 26 mm. Pilot-jet 12,5 dan main-jet 110.
Jika mau pakai karbu yang lebih gede, bisa menggunakan Keihin PE 28. Tujuannya bukan saja mendongkrak power. Tarikan mesin lebih responsif lantaran menganut model skep yang langsung ditarik kabel gas. Tidak seperti standar F-150 model vakum, yang jauh lebih lambat.

Namun penggunaan karbu PE 28 ini harus seting spuyer. “Jika masih pakai spuyer bawaan PE 28 akan ngok di putaran atas lantaran kegedean,” jadi Untuk itu spuyer harus diseting ulang sesuai kemauan mesin, pilot-jet pasang ukuran 42 yang memang bawaan PE 28.
Sementara main-jet harus diganti. Bawaan PE 28 kegedean, yaitu 152. pasnya pakai yang 120. “Bentuknya seperti main-jet punya Honda Tiger,” .
Penjelasan, jika susah mencari main-jet Tiger yang asli, bisa ambil merek Extreme.lumayan lebih akurat dari merek lain.

Jangan lupa setelan udaranya harus diatur ulang. Sudah menggunakan knalpot racing, setelan 2 putar balik setelah diseting mentok.
Namun jika sudah menggunakan kem racing biasanya spuyer harus diseting ulang. Kalau pakai kem Kawahara, anehnya spuyer minta diturunkan. Misalkan asalnya pilot-jet 42 dan main-jet 120 harus diganti pakai yang lebih kecil. Sekitar 1 step.
Mau lebih sip lagi, perbesar kompresi. “Caranya gampang. Paking kepala silinder asli ada 3 lapis, tinggal dikurangi. kompresi dipastikan sudah lumayan naik,” jelas .